Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan razia kamar hunian dan tes urin terhadap warga binaan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu malam (13/05).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, bersama jajaran petugas pemasyarakatan. Razia dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah blok hunian guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Selain razia kamar hunian, petugas juga melaksanakan tes urin kepada sejumlah warga binaan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya pada poin pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).
Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah nyata jajaran Lapas Pekanbaru dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang-barang terlarang lainnya.
“Kegiatan razia dan tes urin ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang,” ujar Yusup Gunawan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada warga binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Red/Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



