Pekanbaru, INFO_PAS –SuaraHebat.com_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 yang dilaksanakan secara virtual dari ruang rapat Lapas Pekanbaru, Selasa (05/05).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, dr. Adhayani Lubis. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas layanan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam mengoperasikan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 secara efektif dan akuntabel. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait fitur-fitur aplikasi, mekanisme penginputan data, serta proses monitoring dan evaluasi yang terintegrasi.
Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Bahan Makanan) merupakan platform berbasis web yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Aplikasi ini berfungsi untuk memantau, mengawasi, dan mengevaluasi kualitas layanan makanan bagi warga binaan di Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia, sehingga pelaksanaannya dapat lebih transparan, terukur, dan berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Pekanbaru dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan. “Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan melalui pemanfaatan teknologi yang terintegrasi. Melalui pemanfaatan aplikasi ini, kami berharap pengelolaan layanan makanan dapat berjalan lebih optimal, sesuai standar, serta menjamin hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Dengan adanya peningkatan kapasitas petugas melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Pekanbaru.
Red/team
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



