Rabu, 26 Agustus 2026

Breaking News

  • Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko   ●   
  • RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja   ●   
  • GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat   ●   
  • TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama   ●   
  • Kapolres Bengkalis Bungkam Saat Dikonfirmasi Bebas Beroperasinya Gelper E-Zone 88    ●   
Isu Menyesatkan Beredar, GRIB JAYA Riau Tegaskan Taufik Tambusai Bukan Penasehat
Jumat 01 Mei 2026, 21:10 WIB

PEKANBARU — Beredarnya pemberitaan di sejumlah media elektronik yang menyebut nama Taufik Tambusai sebagai penasehat DPD GRIB JAYA Riau dinilai sebagai informasi yang tidak benar, menyesatkan, dan berpotensi merusak reputasi organisasi.

Ketua DPD GRIB JAYA Riau, Dr. Martin Purba, S.H., M.H., secara tegas membantah klaim tersebut. Ia memastikan bahwa nama Taufik Tambusai tidak pernah tercatat, tidak pernah diangkat, dan tidak memiliki legitimasi apa pun dalam struktur organisasi DPD GRIB JAYA Provinsi Riau di bawah kepemimpinannya.

“Ini perlu diluruskan secara terang-benderang. Tidak ada nama Taufik Tambusai dalam struktur resmi kami. Klaim tersebut tidak berdasar dan berpotensi merupakan bentuk pencatutan nama organisasi,” tegas Dr. Martin.

Lebih jauh, DPD GRIB JAYA Riau menilai bahwa upaya mengaitkan individu yang tidak memiliki hubungan struktural dengan organisasi dalam pemberitaan publik merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan dapat menimbulkan distorsi informasi di tengah masyarakat.

DPD GRIB JAYA Riau menegaskan sikap:
1. Menolak dan membantah secara penuh segala bentuk penyebutan Taufik Tambusai sebagai bagian dari GRIB JAYA Riau.

2. Menyatakan bahwa seluruh tindakan, aktivitas, dan persoalan hukum yang melibatkan yang bersangkutan adalah murni tanggung jawab pribadi.

3. Menegaskan bahwa organisasi tidak memiliki keterkaitan, tidak memberikan mandat, serta tidak akan memberikan pembelaan dalam bentuk apa pun terhadap yang bersangkutan.

“Kami tidak akan tinggal diam apabila nama organisasi terus dicatut untuk kepentingan pribadi. Ini bukan sekadar klarifikasi, tetapi juga peringatan keras,” lanjutnya.

DPD GRIB JAYA Riau juga memberikan peringatan terbuka kepada pihak-pihak terkait, termasuk yang bersangkutan, agar segera menghentikan segala bentuk penggunaan, penyebutan, atau pengaitan nama GRIB JAYA dalam konteks apa pun yang tidak sah.

Apabila praktik pencatutan ini terus berlanjut, DPD GRIB JAYA Riau membuka opsi untuk menempuh langkah hukum guna melindungi nama baik dan integritas organisasi.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat, netizen, dan pihak media untuk lebih cermat dan tidak menyebarluaskan informasi yang tidak terverifikasi. Jangan sampai publik disesatkan oleh klaim sepihak yang tidak memiliki dasar,” tutup Dr. Martin.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top