Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan komitmen tegas dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui partisipasi dalam kegiatan Apel Ikrar Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) dan Deklerasi Bersama yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau, Selasa (21/04).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, dan diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran, pejabat struktural, dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau. Kegiatan ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolsek Rumbai Barat, Danramil 0301-08 Rumbai Barat, serta Kepala BNN Kota Pekanbaru.
Apel ikrar Zero Halinar ini menjadi wujud nyata keseriusan Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik pungutan liar di dalam lingkungan Pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta melaksanakan penandatanganan deklarasi bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk menjaga integritas dan menolak segala bentuk pelanggaran.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keseriusan seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas.
“Apel ikrar dan deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar. Ini adalah langkah nyata yang harus terus kita jaga dan implementasikan secara konsisten,” tegasnya.
Sebagai bentuk implementasi dari komitmen tersebut, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa barang-barang terlarang yang berhasil diamankan dari dalam Lapas dan Rutan.
Pemusnahan ini menjadi simbol keseriusan dalam memutus rantai peredaran barang terlarang di dalam lingkungan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi, meningkatkan integritas jajaran, serta mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Redaksi/team
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



