PEKANBARU — Arsadianto Rachman resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Riau periode 2025–2030 dalam forum Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru, Kamis (9/4/2026).
Penetapan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan dukungan solid dari seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura se-Riau. Aklamasi ini mencerminkan kepercayaan kuat kader terhadap kepemimpinan Arsadianto untuk membawa Hanura Riau menuju fase kebangkitan baru.
Dalam pidato perdananya, Arsadianto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmen kuat untuk segera melakukan konsolidasi menyeluruh serta memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Kita harus bergerak cepat dan terarah, terutama menghadapi tahapan verifikasi partai yang semakin ketat dan kompetitif,” tegasnya.
Menurut Arsadianto, verifikasi partai politik ke depan akan menjadi penentu utama eksistensi dan kekuatan partai. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader untuk bekerja kolektif, disiplin, dan terukur dalam membangun kesiapan organisasi.
Tak hanya fokus pada aspek struktural, Arsadianto juga menegaskan visinya untuk mengembalikan kejayaan Hanura di Riau melalui peningkatan capaian politik, khususnya perolehan kursi legislatif di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Kita tidak hanya ingin lolos verifikasi, tetapi juga bangkit sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan dan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya penuh optimisme.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang OKK DPP Hanura, Akhmad Muqowam, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musdalub ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi organisasi.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah sebagai kunci utama kebangkitan partai.
“Musdalub ini bukan akhir, melainkan titik awal untuk membangun kembali kekuatan Hanura di Riau agar semakin solid, progresif, dan dekat dengan rakyat,” ungkapnya.
Kegiatan Musdalub berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat persatuan. Forum ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, pengurus DPC se-Riau, serta kader-kader partai yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kepemimpinan baru.
Dengan terpilihnya Arsadianto Rachman, Hanura Riau diharapkan memasuki babak baru yang lebih dinamis, solid, dan berorientasi pada kerja nyata demi kepentingan masyarakat luas.*johan
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


