Pekanbaru,Suarahebat.com_-Semangat gotong royong kembali ditunjukkan dalam pembangunan infrastruktur masyarakat. Pada Sabtu (11/04/2026) pagi, kegiatan gotong royong (goro) pembangunan Jembatan Merah Putih dilaksanakan di Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kulim, KOMPOL Didi Antoni, S.H., M.H., bersama personel dan berbagai unsur terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut
masyarakat setempat yang antusias bergotong royong.
Pengerjaan difokuskan pada pengecoran tapak atau pondasi jembatan yang akan dibangun menggunakan struktur rangka besi dan beton, dengan ukuran panjang sekitar 5 meter dan lebar 3 meter.Jembatan ini nantinya diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, khususnya di wilayah Jalan Kapau Sari IX dan Jalan Lipai/Kapau Sari VII.
Sebanyak 10 personel Sat Brimobda Riau, 8 personel Polsek Kulim, 8 relawan Harmoni Nusa, serta 15 warga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan ini.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program kolaborasi Polri dalam mendukung mobilitas serta meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat daerah.
Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dan peran aktif jajaran kepolisian dalam membantu pembangunan di wilayah mereka.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru, serta Kapolsek Kulim atas perhatian, dukungan, dan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan jembatan ini.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan mitra masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.
Redaksi/Seprinaldi
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Wako Agung Nugroho Bidik Kebangkitan Otomotif Riau
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum



