Bangkinang-Suarahebat.com-Senin, 23 Maret 2026. Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan kunjungan Hari Raya Idulfitri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangkinang meningkatkan pengamanan dengan menambah jumlah personel dari TNI dan Polri.
Penambahan personel tersebut mulai dilakukan sejak hari pertama Lebaran sebagai bentuk antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung yang datang untuk bersilaturahmi dengan warga binaan. Meskipun pada hari biasa personel TNI dan Polri telah rutin berjaga, penguatan pengamanan tetap dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak.
Penambahan personel dilakukan baik di area luar maupun di dalam lapas. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Kepala Lapas Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momen Hari Raya Idulfitri.
“Kami melakukan penambahan personel pengamanan dari TNI dan Polri, baik di dalam maupun di luar lapas, yang telah dimulai sejak hari pertama Lebaran, guna mengantisipasi lonjakan pengunjung. Hal ini kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Alexander Lisman Putra.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara petugas lapas serta aparat TNI dan Polri menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengamanan yang optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pengunjung.
“Dengan pengamanan yang kami perkuat, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih prima dan maksimal sehingga momen silaturahmi antara warga binaan dan keluarga dapat berlangsung dengan nyaman,” tambahnya.
Dengan adanya penguatan pengamanan ini, Lapas Bangkinang berkomitmen untuk tetap menghadirkan suasana kunjungan Lebaran yang aman, tertib, dan penuh makna bagi warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung.
Redaksi/Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



