PEKANBARU–Suarahebat.com_-Semangat berbagi di bulan suci terpancar nyata di SMPN 27 Pekanbaru. Hari ini, Sabtu (14/3/2026), mulai pukul 08.00 WIB, pihak sekolah menggelar aksi sosial berupa penyerahan santunan bagi anak yatim, penyaluran zakat dan fidyah, serta pembagian sembako untuk wali murid yang masuk dalam kategori duafa sebanyak 85 penerima.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan puncak dari pengumpulan dana kemanusiaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Adapun sumber dana yang disalurkan berasal dari:
>Infaq Jumat rutin siswa-siswi muslim.
>Infaq Ramadan yang dikumpulkan selama sekolaj di bulan puasa.
>Zakat dan Infaq pribadi dari keluarga besar guru dan Tendik.
*Gotong Royong Ringankan Beban Sesama*
Kepala SMPN 27, Hasrida Nengleli, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati sejak dini.
"Dana yang terkumpul adalah bukti nyata kasih sayang warga sekolah kepada sesamanya. Kami ingin mengajarkan bahwa di dalam harta kita, ada hak orang lain yang membutuhkan. Hari ini kami salurkan kembali kepada yang berhak, termasuk para wali murid duafa yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar kami.", ujarnya di sela-sela acara.
Distribusi yang Tepat Sasaran
Selain santunan tunai untuk anak yatim, paket sembako yang dibagikan berisi bahan pokok untuk membantu kebutuhan wali murid menjelang persiapan Idul Fitri. Penyaluran zakat dan fidyah juga dipastikan telah melalui pendataan agar tepat sasaran sesuai dengan syariat.
Salah satu wali murid penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. "Terima kasih kepada para guru dan anak-anak sekalian. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi saat ini," ungkapnya haru.
Acara ditutup dengan bersalam-salaman diiringi dengan senyum syukur dari para penerima manfaat.
Bravo SMPN27 Kota Pekanbaru, " Berbagi Itu Indah.
Redaksi/Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



