PEKANBARU–Suarahebat.com_-DiAkhir sekolah selama bulan suci Ramadhan,kepala sekolah DEWI RAHAYU dan GURU-GURU di SDN 119 Pekanbaru,mengadakan kegiatan penyerahan santunan untuk anak yatim dan piala untuk pemenang lomba, Sabtu (14/3/2026), mulai pukul 08.00 WIB,yang beralamat dijalan pramuka,lembah sari,Rumbai Timur.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan sangat lah dinanti-nanti oleh siswa-siswi,dimana mereka akan menerima hadiah lomba yang mereka ikuti,menunggu dengan perasaan hati yang senang dan juga membuat kegembiraan tersendiri.

Siswa-siswi yang menerima hadiah itu dari kelas satu sampai kelas enam,yang berjumlah lebih kurang 24 siswa dan siswi pemenang dari lomba tersebut,penyerahan piala nya langsung diserahkan oleh kepala sekolah dan guru pendamping
Selain penyerahan hadiah berupa piala untuk pemenang lomba yang dibagikan untuk membantu kepercayaan diri bagi siswa untuk mendalami pengetahuan tentang islam dan manfaat berpuasa,juga diisi dengan penyerahan santunan untuk anak yatim piatu,penyerahan langsung diserahkan oleh kepala sekolah dan guru-guru pendamping kepada siswa-siswi anak yatim piatu.
Adapun sumber dana yang disalurkan berasal dari:
>Infaq Ramadan yang dikumpulkan selama sekolah di bulan puasa.
>Zakat dan Infaq pribadi dari keluarga besar guru.

*Gotong Royong Ringankan Beban Sesama*
Kepala SDN 119 Pekanbaru, dewi rahayu, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana edukasi karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati sejak dini.
"Dana yang terkumpul adalah bukti nyata kasih sayang para murid dan guru sekolah kepada sesamanya,dan kami ingin mengajarkan bahwa di dalam harta kita, ada hak orang lain yang membutuhkan.
Hari ini kami salurkan kembali kepada yang berhak nerima nya,karena selama ini menjadi bagian dari keluarga besar kami.", ujarnya kepala sekolah di sela-sela acara.
Salah satu wali murid penerima santunan mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. "Terima kasih kepada para guru dan kepala sekolah,ini sangat berarti bagi kami disaat mendekati hari lebaran atau hari kemenangan umat islam ini," ungkapnya haru.
Acara ditutup dengan bersalam-salaman diiringi berfoto bersama dengan senyum syukur dari para penerima santunan dan hadiah piala bagi pemenang lomba.
SDN 119 Kota Pekanbaru,"Akan terus membimbing siswa dan siswi untuk berkarya dalam hal sekecil apapun terutama dalam hal berbagi karena berbagi itu Indah."
Redaksi/Seprinaldi
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


