PEKANBARU,Suarahebat.com_– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menggelar pertemuan silaturahmi hangat bersama Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Riau, Freddy Simanjuntak, pada Kamis (12/03).
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membahas isu-isu strategis terkait program pembinaan dan rehabilitasi bagi Warga Binaan.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak fokus pada pengembangan pola pembinaan yang lebih efektif guna memastikan warga binaan memiliki bekal yang cukup saat kembali ke masyarakat nantinya.
Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa keterlibatan organisasi masyarakat seperti Granat sangat krusial dalam mendukung keberhasilan program-program di dalam Lapas.
"Kami di Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan organisasi masyarakat, khususnya Granat Riau. Kami memohon dukungan penuh dari Granat agar program pembinaan, terutama terkait edukasi bahaya narkoba dan rehabilitasi, dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran," ujar Yuniarto.
Senada dengan hal tersebut, Freddy Simanjuntak menyambut baik keterbukaan pihak Lapas. Ia menilai langkah proaktif yang dilakukan Kalapas merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan warga binaan.
"Kami melihat program pembinaan di Lapas Pekanbaru saat ini sudah sangat baik dan memberikan manfaat nyata. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Bapak Kalapas yang terus berinovasi dalam memberikan pembinaan yang humanis namun tetap disiplin bagi para warga binaan," ungkap Freddy.
Di sela-sela pertemuan, Yuniarto mengajak Freddy Simanjuntak untuk berkeliling dan meninjau langsung berbagai sarana serta kegiatan pembinaan yang sedang berjalan. Mulai dari bengkel kerja hingga program pembinaan kepribadian, Ketua Granat Riau melihat secara dekat bagaimana para warga binaan diberdayakan dengan berbagai keterampilan produktif.
Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus mempererat koordinasi demi menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba (Bersinar) melalui penguatan mental dan kemandirian warga binaan.
Redaksi/Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



