Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com_– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan Pejabat Fungsional Kesehatan dalam rangka kenaikan jenjang jabatan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Senin (9/03).
Kegiatan yang digelar di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Yani yang merupakan salah satu dokter senior di Klinik Pratama Lapas Pekanbaru turut dilantik sebagai Pejabat Fungsional Kesehatan pada jenjang jabatan yang lebih tinggi.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kompetensi, dedikasi, dan kinerja para pejabat fungsional kesehatan yang selama ini telah mengabdikan diri dalam pelayanan pemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.
“Peran tenaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan sangat penting dan strategis. Saudara harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan diberikan secara profesional, manusiawi, dan penuh empati,” ujar Maizar.
Lebih lanjut, ia juga berharap kepada pejabat yang dilantik, dapat terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas, sehingga pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat berjalan optimal.
Melalui pelantikan ini, Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sistem Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memastikan terpenuhinya hak warga binaan dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Redaksi/ Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



