JAKARTA - Militer Israel dibantu Amerika Serikat (AS) tengah membombardir ibu kota Iran, Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Mengenai situasi panas tersebut, Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail meminta pemerintah Indonesia segera mengambil sikap sebelum situasi semakin di luar kendali.
"Pertama, kita minta pemerintah segera mengambil sikap atas kondisi perang Israel-AS vs Iran yang baru saja terjadi. Harus ada langkah antisipatif untuk menyiasati kemungkinan terburuk jika eskalasi perang semakin meluas," kata Yakub di Jakarta, Sabtu (28/2).
Menurut Yakub, serangan Israel ke Teheran kemungkinan menjadi awal bagi perang yang lebih besar.
"Indikasinya karena AS nyata-nyata berada di balik perang ini dan hampir seluruh armada perang AS telah bersiap mengepung Iran selama beberapa hari terakhir," ujarnya.
Yakub meyakini bahwa perang ini akan membawa dampak yang besar bagi dunia, sehingga tak satu pun negara yang bisa menghindari.
"Sebelum semuanya menjadi jauh lebih buruk, kita butuh langkah antisipatif untuk menyelamatkan masyarakat di tengah konflik global," tandas Yakub.***
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



