NTB – Kegiatan reses Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, di Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diisi dengan penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat. Program tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat melalui perbaikan rumah tidak layak huni, Jumat (27/02/26).
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Sari Yuliati menegaskan bahwa program BSPS bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat agar menjadi aktor utama dalam pembangunan rumahnya sendiri.
“Melalui BSPS, masyarakat didorong membangun dan memperbaiki rumahnya secara swadaya, mulai dari perbaikan atap, lantai, dan dinding (ALADIN), hingga memastikan standar keamanan dan sanitasi terpenuhi. Negara hadir untuk memperkuat, bukan mengambil alih peran masyarakat,” ujarnya.
Program BSPS mengedepankan pendekatan gotong royong dan partisipasi aktif warga. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan rumah dilakukan secara kolaboratif, sehingga tidak hanya menghasilkan hunian yang lebih layak dan sehat, tetapi juga mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menurut Sari Yuliati, aspirasi masyarakat daerah menjadi fondasi penting dalam penyusunan dan penguatan kebijakan di tingkat pusat. Melalui reses, berbagai masukan dan kebutuhan riil warga diserap secara langsung untuk diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan nasional.
“Dari daerah, aspirasi diperjuangkan. Dari pusat, kebijakan dihadirkan. Sinergi ini penting demi NTB yang semakin maju dan masyarakat yang semakin sejahtera,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa senyum dan harapan para penerima manfaat menjadi energi tersendiri dalam memperjuangkan program-program pro rakyat, khususnya di sektor perumahan dan permukiman.
“Hunian yang layak dan bermartabat adalah hak setiap warga negara. Kami akan terus memastikan program seperti BSPS tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan reses tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Mereka berharap program BSPS terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, sehingga cita-cita menghadirkan rumah layak huni bagi seluruh rakyat dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.***
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



