suarahebat.com, Jakarta -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers pemerintah bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kepala Badan Pengaturan BUMN, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pemerintah menegaskan komitmen menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mempercepat reformasi untuk memperkuat integritas pasar modal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi kuartal III tercatat 5,04% dan diperkirakan meningkat pada kuartal IV. Inflasi Desember 2025 sebesar 2,92% dipastikan tetap berada dalam sasaran APBN 2,5% (± 1%). Ketahanan eksternal juga terjaga dengan cadangan devisa USD156,5 miliar (setara 6,2 bulan impor), sementara defisit fiskal tetap terjaga di bawah 3%. Dari sisi perbankan, kinerja tetap solid dengan pertumbuhan kredit 9,6%, DPK 13,83%, dan CAR 25,87%. Rasio utang terhadap PDB berada di bawah 40%.
Dalam arahannya, Presiden menekankan penguatan transparansi dan integritas pasar melalui reformasi struktural, termasuk percepatan demutualisasi bursa dan peningkatan likuiditas dengan menaikkan minimum free float menjadi 15% sesuai standar global. Pemerintah juga memperketat pengaturan beneficial ownership dan afiliasi pemegang saham untuk memastikan keterbukaan kepemilikan.
Pemerintah menegaskan tidak mentolerir praktik manipulasi harga saham yang merugikan investor dan merusak kredibilitas pasar. Bursa Efek Indonesia bersama aparat penegak hukum akan melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang melanggar peraturan bursa, POJK, maupun peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan. Pemerintah menyatakan dukungan penuh agar proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan.
OJK menyampaikan bahwa pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisioner telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan, disertai penunjukan pejabat sementara untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan. OJK menegaskan reformasi pasar modal akan dilanjutkan secara menyeluruh, mencakup peningkatan kualitas emiten, penguatan literasi dan pelindungan investor ritel, pendalaman likuiditas, serta pengawasan market conduct termasuk terhadap pihak-pihak yang berpotensi memengaruhi perilaku pasar.
BEI memastikan operasional bursa tetap berjalan normal dengan mekanisme transisi kepemimpinan melalui penunjukan pejabat direktur utama sesuai tata kelola internal. BEI juga menyatakan komitmen meningkatkan transparansi dan tata kelola, serta mempercepat pemenuhan ekspektasi penyedia indeks global guna memperkuat kepercayaan investor domestik maupun internasional.
Konferensi pers ditutup dengan penegasan bahwa pemerintah dan regulator berdiri teguh menjaga stabilitas pasar keuangan, memperkuat integritas pasar modal, serta memastikan iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelanjutan.
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


