Suarahebat.com, BENGKALIS - Memasuki akhir minggu ketiga bulan September 2025, kegiatan inovasi Jebol Master (Jemput Bola Masif Terintegrasi) dan Layanan Go To School yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus digencarkan. Jumat 19 September 2025.
Program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam cakupan layanan perekaman KTP-el, baik melalui jemput bola dari rumah ke rumah maupun penyisiran sekolah-sekolah menengah tingkat atas.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Ismail, didampingi Kabid PIAK,Yursi Achmad dan Plt Kabid Dafduk, Endang Taufik Mukhtar, menjelaskan bahwa hasil laporan tim lapangan mencatat sebanyak 225 orang berhasil direkam datanya, terdiri dari 13 orang sakit dan penyandang disabilitas serta 212 pelajar.
“Khusus pada Kamis, 18 September 2025, setengah hari saja kita merekam sebanyak 103 siswa di MAN 1 Bengkalis,” ujarnya.
Capaian tersebut, menurut Ismail, merupakan wujud nyata dari arahan Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang terus mendorong peningkatan pelayanan administrasi kependudukan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta semua pihak. Tanpa dukungan tersebut, tentu saja kegiatan Disdukcapil akan menemui banyak kendala di lapangan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari implementasi program unggulan Bupati Kasmarni, Disdukcapil Kabupaten Bengkalis berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Seluruh jajaran diarahkan untuk mengoptimalkan pelayanan reguler di UPT Disdukcapil kecamatan serta aktif melaksanakan kegiatan jemput bola, sebagaimana ditegaskan dalam surat Kadisdukcapil nomor 400.12.2.1/Dukcapil-Dafduk/VIII/2025/476 tanggal 25 Agustus 2025.
Dengan strategi ini, sambung Ismail, masyarakat yang belum sempat atau tidak bisa datang ke UPT Disdukcapil tetap dapat terlayani dengan baik, pungkasnya.**RZ.
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



