Suarahebat.com, BENGKALIS – Kegiatan kolaborasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis dalam rangka meningkatkan kualitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimulai sejak Minggu lalu, kini masih terus berlangsung hingga selesai. Kamis, 18 September 2025.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis Pemkab Bengkalis untuk menyempurnakan basis data terpadu, sehingga dapat mendukung penyaluran berbagai program sosial dan ekonomi secara lebih akurat, merata, dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendataan penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang tercatat tidak aktif pada data kependudukan.
Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.8.1.2/9787/Dukcapil tanggal 12 Agustus 2025, yang menghimbau percepatan sinkronisasi DTSEN dengan data kependudukan.
Hasil pengecekan menunjukkan masih terdapat 2.845 peserta PBI JK di Kabupaten Bengkalis yang berstatus nonaktif, di antaranya karena belum melakukan perekaman KTP-el. Data tersebut tersebar di hampir seluruh kecamatan serta desa/kelurahan di Kabupaten Bengkalis.
Untuk menuntaskan permasalahan ini, Disdukcapil Kabupaten Bengkalis menyampaikan undangan kepada warga yang bersangkutan. Penyampaian undangan dilaksanakan secara efektif melalui Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis dengan memanfaatkan keberadaan Pos Kesejahteraan Sosial (Poskesos) di setiap desa/kelurahan yang dibiayai oleh Program Dana Bermasa sebesar Rp 1 miliar per desa/kelurahan setiap tahunnya.
Apabila ditemukan warga yang belum merekam KTP-el, petugas menghimbau agar segera melakukan perekaman di UPT Disdukcapil Kecamatan, Kantor Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Mal Pelayanan Publik (MPP), atau memanfaatkan layanan jemput bola JEBOL MASTER.
Kepala Disdukcapil Bengkalis, Ismail, bersama Kepala Dinas Sosial, Paulina, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bengkalis, Kasmarni, untuk memastikan seluruh program pemerintah benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan visi menjadikan Kabupaten Bengkalis Bermasa dan Unggul di Indonesia.
“Melalui kerjasama dengan Dinas Sosial, kami memastikan data penerima manfaat PBI benar-benar valid serta tercatat aktif dalam data kependudukan. Dengan demikian, hak masyarakat terhadap bantuan sosial dapat terpenuhi secara tepat sasaran,” tegas Ismail.
Disdukcapil juga menyiapkan layanan jemput bola guna membantu warga yang terkendala hadir ke unit pelayanan. Dari hasil verifikasi lapangan, ditemukan sejumlah warga belum merekam KTP-el karena kondisi sakit maupun keterbatasan disabilitas. Untuk itu, Disdukcapil segera menurunkan tim layanan jemput bola yang sudah berjalan sejak awal September 2025 di Kecamatan Bengkalis, Rupat Utara, dan kecamatan lainnya.
Ismail juga menghimbau masyarakat agar segera melaporkan ke Disdukcapil bila masih ada warga yang belum melakukan perekaman KTP-el.
Dengan sinergi antar perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen memperkuat akurasi data kependudukan sekaligus menjamin setiap warga memperoleh haknya secara adil sesuai ketentuan yang berlaku.**RZ.
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



