Suarahebat.com, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan proaktif. Senin 15 September 2025.
Disdukcapil melanjutkan kegiatan inovasi Jebol Master (Jemput Bola Masyarakat Terlayani) dengan menyasar warga sakit dan penyandang disabilitas di tiga desa di Kecamatan Bengkalis.
Kegiatan Jebol Master kali ini dilaksanakan di Desa Meskom, Prapat Tunggal, dan Wonosari. Dengan didampingi petugas registrasi dan aparat desa setempat, tim berhasil merekam data kependudukan sebanyak tujuh orang yang terdiri dari warga sakit dan penyandang disabilitas.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Ismail, menjelaskan bahwa selain program Jebol Master, pihaknya juga menggelar inovasi layanan lain yakni Go to School, yang dimulai pada Selasa 16 September 2025 dan akan berlangsung hingga akhir September 2025 di seluruh SMA se-Kecamatan Bengkalis.
“Saat ini tim Go to School sedang menyisir seluruh SMA/SMK di Kecamatan Bengkalis, dan selanjutnya akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya,” ujar Ismail.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 43 pelajar berhasil melakukan perekaman KTP-el. Selain itu, tim juga menerima 19 berkas permohonan Kartu Identitas Anak (KIA). Ismail menambahkan bahwa pelajar yang telah berusia 16 tahun juga dapat direkam data KTP-el-nya, namun penerbitan KTP-el tetap dilakukan setelah usia mereka genap 17 tahun.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis memiliki dokumen administrasi kependudukan yang lengkap. KTP merupakan syarat penting dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, perbankan, dan berbagai keperluan administratif lainnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, Disdukcapil juga terus mengoptimalkan layanan di Unit Pelayanan Teknis (UPT), Mal Pelayanan Publik (MPP), serta Kantor Disdukcapil Kabupaten Bengkalis. Selain layanan reguler, kini masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan inovatif Dermawan (Dapat Rencanakan dan Menentukan Waktu Pelayanan Secara Mandiri).
“Layanan Dermawan ini kami hadirkan untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena kesibukan. Masyarakat dapat membuat janji dengan petugas pelayanan sesuai dengan waktu yang mereka tentukan sendiri,” pungkas Ismail.
Dengan beragam inovasi ini, Disdukcapil Bengkalis berharap seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat dengan mudah mengakses dan memiliki dokumen kependudukan yang sah dan lengkap. **RZ.
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



