suarahebat.com, MANDAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menaruh harapan besar pada komunitas perantau Minang untuk bersinergi membangun daerah.
Melalui pelantikan pengurus tiga organisasi masyarakat asal Piaman, Bupati Bengkalis Kasmarni mengajak warga Minang untuk menjadi mitra strategis yang aktif mendorong kemajuan di Negeri Junjungan.
Acara pengukuhan dan pelantikan bersama yang berlangsung khidmat di Jalan Pertanian, Duri pada Minggu (14/9/2025) ini melibatkan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPC PKDP) Kecamatan Mandau, Gerakan Pemuda Piaman Sekitarnya (GEMPARS), dan organisasi kaum ibu, Mandeh-Mandeh Piaman.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ed Effendi, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat.
"Pertemuan ini memiliki makna besar dalam mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, dan mempercepat akselerasi pembangunan daerah" ujar Ed Effendi, menyampaikan pesan bupati.
Pemkab Bengkalis secara khusus mengapresiasi peran dan eksistensi keluarga besar PKDP yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam dinamika sosial dan pembangunan di Bengkalis.
Kepada para pengurus yang baru dilantik, bupati berpesan agar amanah yang diemban dapat membawa semangat baru untuk memajukan organisasi secara profesional dan berintegritas.
"Rawatlah organisasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadikan sebagai wadah mempererat kebersamaan, tempat menyalurkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, serta rumah besar yang mempersatukan semangat dan kekuatan kita bersama," lanjutnya.
Salah satu poin penting dalam pidato tersebut adalah penegasan posisi masyarakat Minangkabau di Kabupaten Bengkalis.
Ed Effendi menekankan bahwa mereka bukanlah pendatang, melainkan bagian tak terpisahkan dari keberagaman masyarakat Negeri Junjungan.
"Minang dan Melayu jangan dibedakan, karena memiliki pertalian darah. Di Kabupaten Bengkalis ini, kita semua adalah satu kesatuan. Mari bersama-sama membangun negeri ini tanpa sekat," tegasnya.
Di akhir sambutan, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kedaerahan, untuk secara aktif mendukung kebijakan serta program pembangunan yang telah digagas.
"Kami berharap, apa pun yang menjadi program pemerintah daerah, dapat didukung dan dijalankan bersama. Karena hanya dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan akan berhasil dan membawa manfaat luas," tutup Ed Effendi.**RZ.
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



