Batam – Suarahebat.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menerima kunjungan edukatif dari MAN 2 Kota Batam dalam rangka memberikan wawasan dan pemahaman kepada peserta didik mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung di aula Rutan Batam dan dilanjutkan dengan berkeliling ke sejumlah area pembinaan dan pelayanan, Kamis (29/10).
Kegiatan diawali di aula Rutan Batam melalui penyampaian informasi mengenai tugas dan fungsi Rutan, sistem pemasyarakatan, serta pelaksanaan pembinaan terhadap warga binaan.
Melalui kegiatan ini, para peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran Rutan tidak hanya sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan agar dapat memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.
Setelah kegiatan di aula, rombongan MAN 2 Kota Batam diajak berkeliling untuk melihat secara langsung sejumlah area pembinaan dan pelayanan di lingkungan Rutan Batam.
Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan kegiatan sehari-hari, termasuk upaya petugas dalam menjalankan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung program pembinaan warga binaan.
Melalui kunjungan edukatif ini, diharapkan para peserta didik dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia pemasyarakatan sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya penegakan hukum, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Rutan Kelas IIA Batam menyambut baik kegiatan kunjungan edukatif sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dengan dunia pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran langsung bagi generasi muda untuk memahami bahwa pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan hukuman, tetapi juga mengedepankan pembinaan, perubahan perilaku, dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.(Gokkon)
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



