Senin, 2 November 2026

Breaking News

  • Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Wako Agung Nugroho Bidik Kebangkitan Otomotif Riau   ●   
  • Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK   ●   
  • Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh   ●   
  • Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum   ●   
  • OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi   ●   
Massa HMI Terobos Barikade Polisi di DPRD Riau, Desak Penanganan Serius Karhutla
Rabu 21 Oktober 2026, 18:03 WIB

PEKANBARU, RIAU — Aksi demonstrasi yang digelar massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di depan Gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu (21/10/2026), berlangsung tegang setelah massa berupaya menerobos barikade personel kepolisian yang berjaga di lokasi.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan kepada pemerintah dan pihak terkait agar mengambil langkah konkret dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa terlihat berusaha melewati barikade polisi di depan gedung wakil rakyat. Dalam perkembangan aksi tersebut, massa berhasil menerobos barikade hingga pagar Gedung DPRD Riau terbuka.

Situasi itu menjadi sorotan di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat agar persoalan karhutla tidak hanya ditangani melalui langkah-langkah sementara, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan penegakan hukum yang konsisten.

Karhutla merupakan persoalan lingkungan yang berulang di Riau dan berpotensi menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan ekosistem hingga pencemaran udara yang mengancam kesehatan masyarakat.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah dan instansi terkait menunjukkan keseriusan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, termasuk memastikan langkah penanggulangan berjalan efektif di lapangan.

Aksi di depan Gedung DPRD Riau ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla membutuhkan respons nyata, koordinasi lintas instansi, serta keterbukaan informasi kepada publik mengenai langkah penanganan yang telah dan sedang dilakukan.

Masyarakat menaruh harapan agar aspirasi yang disampaikan mahasiswa mendapat perhatian serius dari para pemangku kebijakan dan ditindaklanjuti dengan langkah yang terukur.

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai hasil audiensi, tanggapan resmi pihak DPRD Riau maupun pemerintah daerah terhadap tuntutan massa HMI.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top