PEKANBARU, RIAU — Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera merealisasikan program pemasangan dan peningkatan penerangan jalan di sejumlah titik wilayah Rumbai.
Desakan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang minim penerangan. Situasi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, pengendara sepeda motor, maupun pengguna jalan lainnya, terutama pada malam hari, Senin (19/10/26).
Menurut Zulkardi, penerangan jalan umum (PJU) merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat. Jalan yang gelap dapat mengurangi jarak pandang pengendara, meningkatkan risiko kecelakaan, serta menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.
Karena itu, ia meminta agar perencanaan yang telah disusun dan anggaran yang telah disiapkan tidak berhenti sebatas administrasi, tetapi segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kami meminta Pemko Pekanbaru melalui Dishub agar segera merealisasikan penerangan jalan di titik-titik yang telah direncanakan, mengingat sudah banyak laporan dan kejadian yang membahayakan warga maupun pengendara akibat kondisi jalan yang minim penerangan,”ujarnya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, sejumlah titik di wilayah Rumbai telah masuk dalam rencana pekerjaan Pemerintah Kota Pekanbaru dan disebut telah mendapatkan alokasi anggaran.
Adapun lokasi yang menjadi perhatian meliputi:
1. Jalan Sudirman Ujung–Siak IV.
2. Jalan Sembilang.
3. Jalan Paus Rumbai.
4. Jalan Yos Sudarso, kawasan lampu merah.
5. Kawasan sekitar SMK Negeri 5.
6. Kawasan SMK Negeri 7.
7. Hingga Simpang Bingung.
Total anggaran yang disiapkan untuk program penerangan jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,7 miliar.
Zulkardi meminta Dishub Kota Pekanbaru memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai perencanaan, mulai dari penentuan titik pemasangan, kesiapan teknis, hingga pekerjaan fisik dan pengoperasian lampu jalan.
Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif sebelum kondisi jalan yang gelap kembali memicu kecelakaan atau kejadian yang merugikan masyarakat.
Penerangan jalan tidak hanya berfungsi membantu pengendara melihat kondisi jalan dengan lebih jelas, tetapi juga mendukung keamanan lingkungan serta kenyamanan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Oleh sebab itu, koordinasi antara Pemko Pekanbaru, Dishub, dan pihak terkait dinilai penting agar program tersebut dapat segera dilaksanakan sesuai skala prioritas dan tingkat kebutuhan di lapangan.
Selain mempercepat realisasi anggaran, Zulkardi juga diharapkan dapat mengawal pelaksanaan program tersebut agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai waktu pengerjaan dan manfaat yang akan diterima.
“Jangan sampai masyarakat terus menunggu sementara risiko di lapangan masih ada. Jika perencanaan dan anggaran sudah tersedia, pelaksanaannya harus segera ditindaklanjuti dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan ketepatan sasaran,”ujarnya.
Zulkardi berharap, realisasi program penerangan jalan tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan, serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman.
"Ini merupakan bagian dari upaya kita mengawal aspirasi masyarakat agar kebutuhan penerangan jalan di rumbai dapat segera terealisas, pelaksanaan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat" tutupnya.***
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



