suarahebat.com, Mentawai 16 Oktober 2026 _ progres pengerjaan proyek penanganan jembatan Bailey matobe yang berlokasi di kecamatan sikakap saat ini telah berhasil menyentuh angka 39 persen untuk keseluruhan tahapan konstruksi di lapangan.
Pembangunan infrastruktur penting yang dibiayai melalui dana bantuan presiden ini ditargetkan mampu membuka dan melancarkan kembali arus transportasi darat yang krusial bagi perekonomian serta aktivitas sosial masyarakat setempat.
Proyek bernilai Rp 3,41 miliar ini dikerjakan secara intensif oleh CV. Satria Bumi Sukawati dengan nomor kontrak 600. 1.9/05/PPK- BM.15-2024 tertanggal 8 Juni 2026. Seluruh jalannya teknis pengerjaan fisik di lapangan berada dibawah pengawasan ketat dan tanggung jawab pihak konsultan pengawas dari PT Andalas Raya Consulindo.
Fokus pengerjaan pada awal masa kontrak ditekankan pada pengkondisian lahan, pembersihan area, penguatan struktur bawah, serta persiapan perakitan rangka baja modular khas konstruksi jembatan Bailey. Tim di lapangan terus didorong untuk bekerja secara optimal agar struktur utama jembatan berdiri kokoh sesuai spesifikasi teknis dalam waktu pelaksanaan 180 hari kalender.
Guna memastikan aktivitas dan mobilisasi logistik masyarakat lokal tidak teputus selama pengerjaan jembatan Bailey utama berlangsung, pihak konsultan dan kontraktor juga mempercepat pembangunan jembatan sementara ( jalur alternatif) yang saat ini progresnya sudah mendekati angka 80 persen. Jalur pengalihan ini diprioritaskan agar moda transportasi darat milik masyarakat tetap dapat melintasi dengan aman selama masa konstruksi berjalan.
Dalam wawancaranya bersama Media Suarasindo, Mulhajril selaku inspektur konsultan pengawas lapangan dari PT Andalas Raya Consulindo menegaskan komitme pengawas ketat terhadap efektivitas waktu pengerjaan di lapangan pihak nya menyampaikan akan terus memacu tim lapangan dan mengupayakan dengan maksimal agar seluruh rangkaian proyek Penanganan jembatan Bailey matobe ini dapat selesai lebih cepat, sebelum sampai pada batas akhir masa kontrak kerja yang telah ditentukan.
Langkah akselerasi ini diambil demi mempercepat pemulihan total urat nadi transportasi masyarakat kerja keras tim pelaksana serta pengawasan intensif dari pihak konsultan diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur jembatan yang tangguh demi mendukung kelancaran distribusi logistik dan pelayanan publik di kecamatan Sikakap.*Y.zai.
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



