Batam — Suarahebat.com - Pemulihan bukan sekadar meninggalkan masa lalu, tetapi juga tentang menyiapkan langkah baru menuju kehidupan yang lebih baik. Semangat tersebut diwujudkan Rutan Kelas IIA Batam melalui kolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) dalam pelaksanaan Pelatihan Vokasi Pascarehabilitasi Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) dengan fokus pada budidaya ikan lele.(08/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya peserta pascarehabilitasi, dengan memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga didorong untuk membangun kembali rasa percaya diri dan keyakinan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menjalani kehidupan secara mandiri.
Dalam pelaksanaannya, peserta diperkenalkan dengan metode Budikdamber, yaitu teknik budidaya ikan yang sederhana, efisien, dan dapat diterapkan pada lahan terbatas. Ikan lele dipilih sebagai komoditas utama karena relatif mudah dibudidayakan dan memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha.
Peserta mendapatkan pembelajaran mengenai berbagai tahapan budidaya, mulai dari persiapan media dan wadah, pemilihan serta penebaran bibit, pemberian pakan, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil budidaya.
Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah peserta kembali ke lingkungan masyarakat.
Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan ini juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, kemandirian, dan kepercayaan diri.
Setiap proses dalam budidaya mengajarkan bahwa hasil yang baik membutuhkan kesabaran, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.
Kolaborasi antara Rutan Kelas IIA Batam dan BNN Provinsi Kepulauan Riau menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung proses pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Pembinaan pascarehabilitasi tidak berhenti pada proses pemulihan, tetapi dilanjutkan dengan pemberian keterampilan yang dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.
Melalui kegiatan ini, Rutan Batam terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya membentuk pribadi yang lebih baik, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan membawa keterampilan, harapan, dan semangat untuk memulai kehidupan baru.(Gokkon)
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



