MANDAILING NATAL — Suarahebat.com - Gusti Pardamean Nasution Demisioner Ketua Umum Ima Madina Pekanbaru Sekaligus Abg dari Korban Pembacokan mendesak aparat kepolisian segera mengusut secara serius dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua warga, Timbul Rizki dan Rama Timbul, yang terjadi di kawasan tambang Siarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal.
Gusti, mengatakan pihaknya meminta kepolisian melakukan penyidikan secara profesional, objektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Gusti, penanganan perkara tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan hak-hak korban terlindungi.
“Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyidikan secara profesional, objektif, serta transparan. Apabila dalam proses hukum ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab, kami meminta agar diproses Di sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Gusti.
Desakan tersebut disampaikan setelah adanya laporan polisi yang dibuat oleh korban pada 26 Agustus 2026. Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, laporan tersebut tercatat dengan nomor STPLP/B/137/VIII/2026/SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT.
Dan Sudah Di BAB sudah pergi Ke TKP Sampai Saat Ini Belum Ada Penetapan Tersangka.
meminta kepolisian tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, tetapi juga mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengetahui secara terang duduk perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat Siapapun Itu Termasuk Yang Punya Lobang Dan Yang Punya Lahan.
“Kami meminta polisi bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan ditemukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, tentu harus diproses sesuai hukum,” kata Gusti.
Sebelumnya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy disebut telah memberikan perhatian terhadap laporan dugaan penganiayaan dan pembacokan tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat menerima mahasiswa dan aktivis pemuda dalam agenda silaturahmi di Mapolres Madina pada Jumat (28/8/2026).
“Terkait laporan polisi atas dugaan penganiayaan dan pembacokan yang di Polsek Panyabungan tersebut, saya atensi dan akan saya hubungi nanti Kapolsek Panyabungan,” ujar Kapolres sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.
Gusti menegaskan, Kami Atas Nama Pribadi Dan Lembaga Ima Madina Pekanbaru Dan AMP2K akan mengawal perkembangan penanganan perkara tersebut dan mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan serta tidak berhenti tanpa kejelasan.
“Kami akan mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum. Kami berharap proses penegakan hukum berjalan secara objektif dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik,” tegasnya.
“Prinsipnya, kami ingin persoalan ini diselesaikan melalui jalur hukum. tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Gusti.
Red / Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



