KAMPAR — Gerak cepat personel gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Kamis (17/9/2026) malam.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0313/Kampar mengerahkan personel bersama Yonif 132/Bima Sakti dan Yonif TP 898/Pancalang Cakti untuk menangani kebakaran. Upaya tersebut diperkuat Polri, BPBD, pemadam kebakaran, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Begitu menerima laporan kebakaran, Kodim 0313/Kampar langsung mengoordinasikan pengerahan personel dan sarana pendukung menuju lokasi. Prajurit Yonif 132/Bima Sakti dan Yonif TP 898/Pancalang Cakti bersama unsur gabungan segera melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terbakar.
Petugas menghadapi kondisi cuaca panas dan hembusan angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Namun, melalui koordinasi dan gotong royong seluruh unsur, laju api berhasil diputus sehingga kebakaran tidak meluas ke kawasan sekitar.
Seorang prajurit yang terlibat dalam pemadaman mengatakan seluruh personel bekerja bersama untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang dapat memicu kebakaran susulan.
“Kami bersama rekan-rekan dari berbagai instansi dan masyarakat saling bahu-membahu melaksanakan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan,” ujarnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.
Hingga operasi berakhir, kondisi di lokasi dilaporkan terkendali dan tidak ditemukan titik api yang berpotensi berkembang.
Sementara itu, penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Keberhasilan pengendalian karhutla di Salo tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, pemerintah desa, dan masyarakat dalam merespons ancaman karhutla sekaligus melindungi lingkungan dan keselamatan warga.*jhn
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



