PEKANBARU — Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) kembali menggelar turnamen badminton tahunan IKTS Cup XVI Tahun 2026. Ajang olahraga yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) IKTS, Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru, ini digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (15–16 Agustus 2026).
Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi, komunikasi, kebersamaan, dan persahabatan antarpengurus serta anggota IKTS.
Pembukaan IKTS Cup XVI ditandai dengan pertandingan eksibisi ganda putra yang mempertemukan Ketua IKTS Tohan yang berpasangan dengan Wakil Ketua IKTS Bidang Olahraga Hans Martin, melawan Ketua Panitia Agusli yang berpasangan dengan Dewan Pembina IKTS Sutanto.
Ketua IKTS, Tohan, mengatakan pelaksanaan IKTS Cup XVI merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, turnamen badminton ini sekaligus menjadi wadah bagi anggota IKTS yang memiliki minat dan hobi terhadap olahraga tepok bulu.
“Kami ingin mengakomodir anggota IKTS yang hobi main badminton. Turnamen dilaksanakan setiap tahun,” ujar Tohan.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menjadikan pertandingan sebagai sarana mempererat persaudaraan.
Sementara itu, Ketua Panitia IKTS Cup XVI, Agusli, menjelaskan turnamen tahun ini mempertandingkan kategori ganda beregu putra yang diikuti sebanyak 72 peserta.
Para peserta terbagi dalam 12 tim dan bertanding menggunakan sistem gugur. Pertandingan semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada hari kedua, Minggu (16/8/2026).
“Untuk semifinal dan final berlangsung pada hari kedua,” jelas Agusli.
Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Bahkan, peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari generasi muda hingga anggota yang telah berusia di atas 60 tahun.
Hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga badminton di lingkungan IKTS mampu menjadi ruang kebersamaan lintas generasi.
Para peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga nantinya akan memperoleh apresiasi berupa medali, uang pembinaan, serta suvenir perlengkapan olahraga badminton.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua IKTS Bidang Olahraga, Hans Martin, mengatakan IKTS Cup tahun ini masih difokuskan sebagai kompetisi internal. Namun, pihaknya memiliki target untuk mengembangkan turnamen dengan cakupan yang lebih luas pada tahun mendatang.
“Mudah-mudahan tahun depan turnamen lebih meriah lagi dengan mengundang ormas Tionghoa di Pekanbaru,” tegas Hans Martin.
Menurutnya, pengembangan turnamen tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan silaturahmi sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas positif dan produktif.
Komitmen IKTS terhadap pembinaan olahraga juga ditegaskan Ketua Harian IKTS, Nata Hedy Nyo. Ia mengatakan IKTS tidak hanya menyediakan fasilitas lapangan badminton bagi anggotanya, tetapi juga menggelar latihan secara rutin.
Khusus generasi muda, IKTS secara konsisten melakukan pembinaan terhadap anak-anak usia dini setiap akhir pekan. Program tersebut diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet badminton yang mampu membawa nama IKTS dalam berbagai kompetisi.
“IKTS secara rutin melaksanakan pembinaan kepada anak-anak usia dini setiap akhir pekan. Mereka diharapkan bisa mewakili IKTS ke even antar sesama organisasi masyarakat (ormas) maupun ke turnamen yang lebih tinggi,” pungkas Nata.
Dengan pelaksanaan IKTS Cup XVI Tahun 2026, IKTS menunjukkan bahwa olahraga tidak sekadar menjadi arena untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta mendorong pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
Semangat kompetisi, persaudaraan, dan sportivitas pun menjadi warna utama dalam perhelatan IKTS Cup XVI yang sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.***
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



