Suarahebat.com -Info_PAS Bangkinang — Kamis, 23 Juli 2026 — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Tim Kunjungan Kerja, Hj. Dewi Asmara, pada Rabu (22/7) di Pekanbaru.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Riau. Turut hadir Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Wilayah Kerja Riau, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, memaparkan capaian kinerja penyelenggaraan pemasyarakatan di Provinsi Riau beserta berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk kondisi hunian yang masih mengalami overcrowding. Berbagai langkah strategis juga dipaparkan sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan pemasyarakatan yang efektif, aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan.
Selain memaparkan capaian kinerja, RDP tersebut juga menjadi forum penyampaian sejumlah rekomendasi strategis kepada Komisi XIII DPR RI, di antaranya penguatan sumber daya manusia, peningkatan anggaran operasional, modernisasi sarana dan prasarana keamanan, percepatan penanganan overcrowding, serta dukungan pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Kabupaten Pelalawan.

Usai mengikuti kegiatan, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menyampaikan bahwa RDP ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan.
"Rapat Dengar Pendapat ini memberikan banyak masukan yang konstruktif bagi jajaran pemasyarakatan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat sinergi, serta menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, aman, tertib, berintegritas, dan berorientasi pada pembinaan sesuai arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," ujar Alexander.
Keikutsertaan Kalapas Kelas IIA Bangkinang dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung kebijakan strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin akuntabel, profesional, humanis, dan berkelanjutan.
Red / Seprinaldi
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


