PEKANBARU – Penemuan seorang pria berinisial WJS yang meninggal dunia di dalam kamar Hotel Favor, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (22/7/2026), menyita perhatian publik. Korban ditemukan dalam kondisi duduk membungkuk di lantai, tepat di samping tempat tidur, setelah petugas hotel berupaya membuka kamar yang tidak memberikan respons saat waktu check-out.
Peristiwa tersebut bermula ketika petugas hotel mendatangi kamar nomor 5119 sekitar pukul 13.25 WIB untuk mengingatkan tamu melakukan check-out. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa jawaban, petugas bersama tim engineering dan keamanan hotel membuka pintu yang masih terkunci dari dalam menggunakan pengaman tambahan (double lock).
Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Pihak hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pekanbaru Kota. Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sebelum jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna menjalani visum dan pemeriksaan medis.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korban memiliki riwayat penyakit, namun kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan visum. Hingga kini, penyidik juga menyebut belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana.
Meski demikian, peristiwa ini tetap menimbulkan sejumlah pertanyaan yang layak dijawab secara terbuka. Publik berharap penyelidikan tidak berhenti pada dugaan awal, melainkan dilakukan secara komprehensif melalui pemeriksaan rekaman CCTV, riwayat aktivitas korban sebelum masuk hotel, barang-barang pribadi, komunikasi terakhir, hasil forensik, serta keterangan seluruh saksi yang berkaitan.
Transparansi menjadi hal penting dalam setiap proses penyelidikan kematian yang terjadi di ruang tertutup. Penyampaian informasi yang akurat dan berkala kepada masyarakat akan membantu mencegah munculnya spekulasi maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, manajemen hotel Favor juga diharapkan bersikap kooperatif dengan memberikan seluruh data yang dibutuhkan penyidik, termasuk rekaman CCTV, data akses kamar elektronik, serta prosedur penanganan tamu yang diterapkan saat kejadian berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian WJS masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis dari RS Bhayangkara Polda Riau.***
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



