PEKANBARU, Suarahebat.com -[Senin,13/07/26] – Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu (MPB) kembali menggelar agenda rutin Kopdar yang kini telah memasuki edisi ke-3. Kegiatan yang berlangsung di Bascam di jalan mahoni pada minggu,12/07/26 ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk melakukan evaluasi internal, mempererat solidaritas, serta merumuskan strategi agar komunitas dapat berkembang lebih baik dan bermanfaat di masa mendatang.
Ketua Komunitas MPB, khamarullah s.pd, menyampaikan bahwa Kopdar ke-3 ini memiliki makna khusus sebagai titik tolak peningkatan kualitas organisasi. "Kopdar bukan sekadar ajang kumpul-kumpul atau ngobrol santai. Ini adalah ruang dialog terbuka bagi kami untuk mendengar aspirasi anggota, mengevaluasi kekurangan program sebelumnya, dan menyamakan visi untuk langkah selanjutnya. Kami ingin MPB terus bertransformasi menjadi komunitas yang lebih solid, profesional, dan berdampak," ujarnya.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 20 anggota ini, dibahas beberapa poin strategis, yang mana ada penggantian Komandan korlap ( Dankor), Pengankatan dri korlap menjadi Humas 1,peningkatan standar keamanan berkendara (safety riding), serta penguatan karakter anggota melalui program keagamaan seperti Wirid Yasinan yang baru saja dilaksanakan secara perdana. Suasana diskusi berlangsung hangat namun produktif, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas MPB.
Salah satu anggota peserta Kopdar, Rovel dan ilham, mengapresiasi komitmen pengurus dalam menyelenggarakan agenda ini secara konsisten. "Dengan adanya Kopdar rutin seperti ini, kami merasa lebih terhubung dan punya arah yang jelas. Rasanya MPB semakin dewasa dan serius dalam membangun komunitas, bukan hanya soal hobi otomotif tapi juga soal persaudaraan dan kontribusi sosial," ungkapnya.
Ketua khamarullah s.pd menegaskan bahwa gelar Kopdar ke-3 ini adalah bukti keseriusan kami dalam mengelola organisasi secara berkelanjutan. Ke depan, MPB berkomitmen untuk terus membuka ruang partisipasi bagi seluruh anggota dan masyarakat, serta menghadirkan program-program unggulan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kota Pekanbaru.
Dan komunitas ini masih membuka pintu sebesar-besar nya buat anggota member baru bagi para driver lain yang belum tergabung di komunitas ojol maxim lain nya, kalau ada yang minat silahkan hubungi No humas kami.
Bpk Seprinaldi ke no whatshapps (08971738333). Tutup nya!!!
Tentang Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu (MPB):
Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu (MPB) adalah wadah bagi para Ojol maxim di Pekanbaru yang berlandaskan semangat kebersamaan, saling membantu, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. MPB aktif dalam berbagai kegiatan sosia dan keagamaan.
Red/ Seprinaldi
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



