Suarahebat.com_-Pekanbaru – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru yang mengikuti program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melaksanakan ujian akhir semester genap sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran pendidikan kesetaraan. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar di ruang belajar Lapas Pekanbaru, Selasa (30/06).
Sebanyak 9 (sembilan) orang WBP mengikuti ujian tersebut. Mereka merupakan peserta aktif dalam program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C yang difasilitasi oleh Lapas Pekanbaru bekerja sama dengan PKBM Pelita Riau. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian di bidang pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan.
Pelaksanaan ujian semester ini menjadi indikator penting dalam menilai capaian pembelajaran para WBP selama satu semester terakhir. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen Lapas Pekanbaru dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan bagi warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan.
Lebih dari sekadar evaluasi akademik, kegiatan ini menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk terus belajar. Dinding Lapas tidak membatasi semangat warga binaan dalam menggali ilmu pengetahuan. Justru dari dalam Lapas, tumbuh tekad dan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan siap menghadapi kehidupan setelah masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi WBP lainnya untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Pendidikan adalah hak setiap warga binaan yang harus dijunjung tinggi, dan kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya pembinaan yang membawa perubahan positif,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembinaan warga binaan. Melalui pendidikan, diharapkan WBP dapat meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif.
Dengan terselenggaranya ujian akhir semester ini, diharapkan seluruh peserta program pendidikan kesetaraan dapat melanjutkan proses belajar hingga tuntas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan, sehingga mereka dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Red/Seprinaldi
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Wako Agung Nugroho Bidik Kebangkitan Otomotif Riau
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum



