Batam -Suarahebat.com_-Dalam rangka memperingati Hari Narkotika Internasional (HANI) sekaligus mendukung Program Aksi Menteri Imipas, khususnya pemberantasan peredaran narkoba, Lapas Batam menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional Kota Batam.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Batam tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, dan diikuti oleh pejabat manajerial, Tim Klinik Pratama Lapas Batam, serta perwakilan warga binaan. Hadir sebagai narasumber Kepala BNN Kota Batam, I Gede Nakti Widhiarta, yang memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta strategi pencegahannya.
Dalam sambutannya, Kalapas Batam menegaskan bahwa peringatan Hari Narkotika Internasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah satu fokus utama program tersebut adalah menciptakan Lapas dan Rutan yang bersih dari peredaran narkoba melalui penguatan pengawasan, peningkatan integritas petugas, serta pembinaan yang berkelanjutan kepada warga binaan.
"Komitmen memberantas peredaran narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di dalam lapas. Melalui edukasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa perang melawan narkoba dimulai dari diri sendiri, didukung integritas petugas, serta partisipasi aktif warga binaan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih," tegas Yosafat Rizanto.
Dalam paparannya, Kepala BNN Kota Batam menjelaskan berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam upaya pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan dan keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
(Gokkon)
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



