BATAM –SuaraHebat.com_- Sebanyak 74 siswa kelas XI Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Batam mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan standar industri Honda. Kegiatan ini digelar pada 11-19 Juni 2026 di bengkel praktik SMKN 3 Batam.
UKK tersebut mendapat dukungan dari PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau.
Dalam pelaksanaannya, tim Honda turun langsung sebagai asesor eksternal untuk memastikan proses pengujian berjalan sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Keterlibatan industri dalam UKK ini menjadi poin penting. Sebab, siswa tak hanya menjalani ujian sekolah, tetapi juga diuji dengan acuan yang digunakan di jaringan bengkel resmi Honda.
Materi yang diujikan pun cukup lengkap. Mulai dari perawatan dan perbaikan sistem mesin, sistem kelistrikan dan wire harness, sistem transmisi otomatis atau CVT, perawatan rangka dan suspensi, hingga diagnosis kerusakan sepeda motor.
Kepala Program Keahlian Teknik Sepeda Motor SMKN 3 Batam, Budi Hendrika, mengatakan kehadiran industri dalam pelaksanaan UKK memberi nilai tambah bagi siswa karena materi yang diuji disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“UKK ini bukan sekadar ujian, tetapi jembatan bagi siswa kami untuk masuk ke dunia kerja dengan standar industri Honda. Kami bangga bisa bermitra langsung dengan AHM Honda,” ujar Budi.
Menurut dia, kolaborasi sekolah dengan dunia industri penting untuk memastikan lulusan SMK tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga punya keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.
*Diuji Sesuai Standar Bengkel Resmi Honda*
Technical Service Manager wilayah Kepulauan Riau, Johandi, mengatakan keterlibatan Honda dalam Uji Kompetensi Keahlian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pendidikan vokasi di bidang otomotif.
Ia menilai sinergi sekolah dan industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki kompetensi teknis yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

“Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, kami ingin membantu menciptakan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memahami standar kerja yang diterapkan di dunia usaha dan dunia industri. Harapannya, para siswa memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri di bidang otomotif,” kata Johandi.
Johandi menambahkan, kehadiran tim Honda sebagai asesor eksternal juga bertujuan menjaga objektivitas pengujian. Dengan begitu, kemampuan siswa dapat diukur lebih akurat sesuai standar kerja yang berlaku di bengkel resmi Honda.
Ia menegaskan pendidikan vokasi punya peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif. Karena itu, kerja sama antara sekolah dan industri dinilai penting untuk terus dijaga.
*Jadi Bekal Lulusan SMK di Batam*
Bagi siswa, UKK ini bukan hanya penilaian akhir pembelajaran, tetapi juga pengalaman menghadapi pola kerja industri secara langsung. Pengalaman tersebut dinilai penting agar mereka punya gambaran lebih nyata sebelum masuk ke dunia kerja.
Salah satu siswa kelas XI TSM SMKN 3 Batam mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian ujian bersama tim Honda. Ia menyebut pengujian tersebut menjadi tantangan tersendiri karena dilakukan dengan standar industri.
“Kami merasa tertantang sekaligus bangga bisa diuji langsung oleh tim Honda. Semoga hasil UKK ini menjadi bekal kami untuk bekerja di bengkel resmi maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Melalui UKK ini, SMKN 3 Batam dan Main Dealer Capella Honda Kepri berharap para siswa memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat setelah lulus nanti. Bukan hanya siap bekerja di bengkel resmi, lulusan juga diharapkan punya peluang untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang otomotif.
Kolaborasi antara sekolah dan industri seperti ini pun diharapkan terus berlanjut. Selain meningkatkan kualitas lulusan SMK di Batam, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja muda yang kompeten dan siap pakai.
(Gokkon)
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama
Kapolres Bengkalis Bungkam Saat Dikonfirmasi Bebas Beroperasinya Gelper E-Zone 88


