suarahebat.com, BATAM — Tiga bikers Honda asal Kepulauan Riau lolos ke ajang nasional Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2026 setelah menjadi yang terbaik dalam seleksi regional yang digelar di Batam.
Mereka terpilih lewat Pelatihan dan Kompetisi Regional Safety Riding Advisor Community 2026 yang digelar PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau di kawasan Mega Techno City (MTC), Batam, Sabtu (14/6/2026).
Ajang ini diikuti 30 peserta dari berbagai komunitas yang tergabung dalam One Heart Community Kepri. Selain menjadi wadah pembinaan keselamatan berkendara, kegiatan tersebut juga menjadi tahap seleksi untuk mencari wakil Kepulauan Riau di kompetisi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Center.
Dari hasil penilaian, tiga nama dipastikan mewakili Kepri di level nasional. Untuk kategori sport, posisi terbaik diraih Kosasi dari komunitas Honda CRF Batam, disusul Zulfanni dari VRCI Batam. Sementara pada kategori matic putri, Putri dari komunitas Honda CRF Batam keluar sebagai pemenang.
Kompetisi ini tak hanya menilai kecepatan atau kemampuan mengendalikan motor di lintasan. Peserta juga harus melewati pembekalan teori dan praktik safety riding, sebelum diuji melalui sejumlah tantangan yang dirancang untuk mengukur keterampilan berkendara, keseimbangan, serta penerapan teknik keselamatan yang benar.
Pembekalan diberikan langsung oleh Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino Pasaribu. Materi yang diberikan mencakup teknik berkendara aman, postur tubuh saat mengendarai sepeda motor, hingga pemahaman dasar yang harus dimiliki anggota komunitas sebagai pelopor keselamatan di jalan.

Sales Manager wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Honda untuk memperkuat budaya keselamatan berkendara di kalangan komunitas.
Menurut dia, komunitas punya posisi penting karena tidak hanya menjadi tempat berkumpul sesama pengguna motor, tetapi juga bisa menjadi contoh dalam penerapan safety riding di tengah masyarakat.
“Komunitas memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mencari perwakilan terbaik untuk kompetisi nasional, tetapi juga mendorong anggota komunitas agar semakin memahami pentingnya safety riding dan mampu menjadi contoh positif bagi pengguna jalan lainnya,” ujar Duri Yanto.
Ia berharap para peserta yang lolos dapat tampil maksimal saat mewakili Kepulauan Riau di tingkat nasional, sekaligus membawa semangat kampanye keselamatan berkendara Honda, yakni #Cari_Aman.
Salah satu peserta yang lolos ke tingkat nasional, Zulfanni, mengaku mendapat banyak pelajaran selama mengikuti pelatihan dan kompetisi tersebut. Menurut dia, materi yang diberikan instruktur sangat berguna untuk diterapkan saat berkendara sehari-hari.
“Acara ini sangat bagus dan seru. Kami mendapatkan ilmu safety riding langsung dari instruktur, mulai dari teknik berkendara yang benar hingga postur tubuh saat mengendarai sepeda motor. Banyak hal baru yang kami pelajari dan tentunya sangat bermanfaat untuk diterapkan saat berkendara sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan anggota komunitas Honda lainnya,” kata Zulfanni.
Bagi Main Dealer Capella Honda Kepri, kegiatan ini bukan semata soal kompetisi. Ada target yang lebih besar, yakni mendorong anggota komunitas menjadi duta keselamatan berkendara yang bisa menularkan kebiasaan berkendara aman kepada lingkungan sekitarnya.
Karena itu, pembinaan terhadap komunitas tidak berhenti di ajang seleksi. Para peserta diharapkan terus mengembangkan kemampuan, disiplin berkendara, dan pemahaman soal keselamatan lalu lintas, baik untuk kepentingan kompetisi maupun dalam aktivitas harian di jalan.
Keikutsertaan tiga wakil Kepri di ajang nasional juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi komunitas Honda lain di daerah. Bukan hanya untuk berprestasi, tetapi juga untuk memperkuat peran komunitas sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara yang lebih luas.(Gokkon)
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Albert Simanjuntak, SH Bantah Tuduhan terhadap Kliennya Soal Polemik Lahan Meranti Pandak Minta Berpegang pada Fakta Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi



